h1

berjuta alasan rakyat mencintai soeharto

November 13, 2009

Berjuta Alasan Rakyat Mencintai Soeharto

(31-08-2006) –

“Sebenarnya ada berjuta-juta alasan rakyat untuk
mencintai Pak Harto, bukan beribu-ribu, seperti judul buku ini,” kata

Ismail Saleh SH, Menteri Kehakiman di era Presiden Soeharto.
Ismail Saleh memberikan komentar singkat tersebut

dalam peluncuran buku berjudul “Beribu Alasan Rakyat
Mencintai Pak Harto”

Yang berlangsung di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki
(TIM); di Jakarta, 30-08-2006.

Sebagai mantan menteri dan pernah lama menjadi Kepala
Kejaksaan Agung RI, Ismail Saleh — yang dikenal dekat

dengan Presiden RI periode 1966-1998 — menyempatkan hadir
pada peluncuran buku tersebut sekaligus memberi

komentar singkat, meskipun mengaku sedang kurang enak badan.

Buku setebal 364 halaman yang diterbitkan oleh PT Jakarta
Citra itu ditulis bersama oleh Dewi Ambar Sari dan Lazuardi

Adi Sage, keduanya adalah wartawan, bermaksud mengungkapkan
sisi baik tentang Soeharto yang membuatnya

dicintai rakyat.

“Selamat kepada Anda berdua yang telah dengan berani
menulis alasan-alasan orang mencintai Soeharto. Seharusnya,

anda juga menulis alasan-alasan orang membencinya,”
kata Sys NS, selebritas yang menjadi politisi itu.

Menurut Sys, kedua penulis itu sebaiknya juga menulis buku
serupa tentang para mantan Presiden dan Presiden RI

yang tengah memimpin.

“Jika bisa digali dan ditulis, apakah rakyat mencintai
atau membenci presidennya, maka kita akan tahu. Kalau dicintai,

mari kita dukung, tetapi jika dibenci, mari kita
turunkan,” katanya bersemangat.

Sejumlah tokoh yang juga hadir serta memberikan komentar
mengenai buku tersebut, antara lain mantan Panglima TNI,

Jenderal (Purn) Wiranto, mantan Menteri Keuangan, Fuad
Bawazier, dan aktris Mieke Widjaja.

Wiranto, yang pernah bertahun-tahun menjadi ajudan Presiden
Soeharto, mengaku banyak belajar dari gaya

kepemimpinan Soeharto atas anjurannya sendiri.

“Pada awal tugas saya, Pak Harto pernah berkata bahwa
sebagai ajudan saya bisa menjadi tempat sampah, dalam arti

jika beliau marah, tentu tidak akan melemparnya kepada
rakyat tetapi mula-mula pada ajudan,” ujar WIranto.

Ia pun menimpali, “Namun ajudan punya kesempatan banyak
untuk belajar karena bisa ikut membaca surat-surat dan

juga punya kesempatan untuk mendengar semua pembicaraan
presiden.”

Wiranto mengaku, banyak belajar dan mencatat hampir semua
hal yang dipelajarinya dari masa-masa ketika

mendampingi Soeharto.

“Satu hal yang berkesan bagi saya, beliau selalu
memperhatikan kepentingan rakyat kecil. Contohnya adalah dari hal-

hal sederhana, misalnya berangkat ke kantor pukul sembilan
pagi, lebih siang dari kebiasaan jam kerja, alasannya

karena memikirkan kepentingan pemakai jalan yang kemungkinan
bisa terlambat jika kendaraan mereka dihentikan saat

mobil presiden lewat,” ujar Wiranto.

Sementara itu, Fuad Bawazier mengamati Soeharto sebagai
pribadi yang suka mendengar orang lain, sehingga dapat

menyerap serta belajar banyak dari orang lain.

“Pada masa awal kepemimpinannya, Pak Harto selalu
mencatat setiap penjelasan para ekonom Indonesia, tetapi lama-

lama Pak Harto semakin berkurang mencatat dan keadaan
berbalik karena para ekonom yang ganti mencatat saran-

saran Pak Harto, bahkan seringkali beliau mengatakan bahwa
semua sarannya bersumber dari para ekonom itu sendiri,”

ujar Bawazier.

Sedangkan, Mieke Widjaja pun mempunyai kesan dan kenangan
indah dari Soeharto, yang ternyata menggemari serial

televisi “Losmen” yang dimainkan oleh Mieke
Widjaja dan sejumlah artis lain, seperti Mang Udel, Mathias Muchus, dan

Dewi Yull atas arahan Tatiek Malyati Wahyu Sihombing.

“Kami pernah diundang untuk tampil khusus di Taman
Mini, dan itu sangat berkesan, serta menjadi kenangan indah

hingga sekarang,” kata Mieke, yang berperan sebagai Bu
Broto dalam serial “Losmen”.

Banyak cinta

Buku “Beribu Alasan Rakyat Mencintai Pak Harto”
itu merupakan kelanjutan dan penyempurnaan dari buku berjudul

“Beribu Alasan Kita Mencintai Pak Harto” karya
penulis yang sama, dan diluncurkan sebagai kado ulang tahun Pak

Harto pada Juni 2006.

http://www.indonesia.go.id/id – REPUBLIK INDONESIA Powered
by Joomla Generated: 27 March, 2008, 17:15

“Sejujurnya, sebagai mahasiswa pada tahun 1998 saya
berada di tengah-tengah mahasiswa lain ikut berdemonstrasi

menuntut Pak Harto untuk turun dari jabatannya. Pada saat
itu kami ingin ada perubahan yang baik bagi negara,” kata

Dewi Ambar Sari, salah seorang penulisnya.

Dewi mengaku merasa nelangsa dan sedih ketika setelah
bertahun-tahun Soeharto lengser masih mendengar dan

melihat banyak orang menghujat Soeharto.

Terusik mencari jawaban apakah memang Soeharto seburuk itu
dan apakah tidak ada sisi baik yang bisa diungkap dari

seorang pemimpin sekaliber Soeharto, maka Dewi mencari data,
membaca, berdialog dengan banyak orang untuk

mencari tahu.

“Saya lalu mencoba mengumpulkan data dan informasi,
pandangan masyarakat mengenai Pak Harto. Hasilnya

membuat saya terperangah, karena ada banyak orang yang
mencintainya, menghormatinya dan kagum padanya,”

demikian pengakuan Dewi.

Sementara itu, Lazuardi Adi Sage dalam kata pengantarnya
mengaku yakin bahwa lebih banyak orang yang

menghormati dan mencintai Soeharto ketimbang mereka yang
menistanya.

Dalam buku tersebut, Ambar dan Lazuardi memuat komentar
rakyat dari berbagai lapisan dan penjuru negeri, selain

juga memuat biografi, dan memuat foto-foto kegiatan dan
kehidupan Soeharto, Kepala Negara dan Kepala

Pemerintahan yang pernah memimpin Indonesia selama 32 tahun.

“Demi menjaga stabilitas keamanan beliau berani
bertindak tegas,” komentar H. Ramli(65); pengusaha di Tangerang,

Banten.

“Pak Harto mampu mencetuskan ide-ide cemerlang,
sehingga bisa menarik simpati rakyat kecil, contohnya dengan

memperhatikan masalah sandang dan pangan bagi rakyat
kecil,” kata Ruli Rinaldi (23); salah seorang mahasiswa di

Jakarta yang juga berkomentar di buku itu.

http://www.antara.co.id/seenws/?id=41104

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: